Lokasi penggerebekan di Griyan, Solo (Foto: Okezone/Bramantyo)
Kabiro Penmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, menjelaskan di kediaman BH, salah seorang terduga yang ditangkap di Griyan, ada 11 detonator, bahan kimia, belerang, bahan-bahan campuran, dan buku-buku terkait jihad, yang disita petugas.
Sementara di rumah terduga K di Jebres, petugas menemukan bom cair.
“Di rumah tersangka K ditemukan bom cair, nitrobileserin, dan bom pipa aktif empat buah, dan bahan-bahan campuran untuk bom,” papar Boy kepada wartawan di Mabes Polri, Sabtu (22/9/2012).
Sementara itu, dalam penggerebekan sejak dini hari tadi polisi telah mengamankan sedikitnya delapan orang.
“Terkait rangkaian penangkapan jaringan teroris, mulai dini hari tadi sampai siang hari ini, semua pengembangan dari Thorik, antara lain Yusuf Rizal yang sebelumnya sudah dilakukan penangkapan,” tutur Boy.
Boy menyebut, delapan orang yang ditangkap itu berinisial BH (45), RK (45), K (43), N (46), FN (18), If (30), BN (28), dan P (29).
“Kami terus menelusuri jaringannya, dan tidak berhenti pada pemeriksaan saja,” tambahnya.
Kata Boy, penangkapan para tersangka, bermula dari penangkapan RK di depan Solo Square saat turun dari bus dari Cilacap dan BH di rumahnya di Griyan.
“Tim bergerak cepat untuk melakukan penelusuran kepemilikan sejumlah bahan peledak, dan bom yang masih aktif. dua lokasi dilakukan pemeriksaan,” katanya.
(ton)






0 komentar:
Posting Komentar